Diablo IV: Strategi Blizzard Mengubah Game Menjadi Forever Game yang Terus Berkembang - Blizzard Entertainment, yang dikenal dengan permainan seperti World of Warcraft dan Diablo, dianggap sebagai pelopor dari konsep forever game, yaitu pengalaman bermain yang membuat pemain terus kembali karena tidak pernah kehabisan misi atau barang untuk dikumpulkan. Salah satu elemen utama dari Diablo adalah sistem loot yang acak, di mana pemain terus berburu barang langka yang dapat memperkuat karakter mereka, mirip dengan menarik jackpot di mesin slot.
Namun, saat merilis Diablo IV, Blizzard beradaptasi dengan perubahan industri. Selain persaingan dengan game sejenis seperti Destiny dan Fortnite, mereka juga bersaing dengan layanan streaming seperti Netflix dan Disney+ yang berusaha menguasai waktu luang orang. Diablo IV kini mengusung model live service, di mana pembaruan akan diberikan secara berkala setiap tiga bulan, dengan misi baru, cerita, dan item yang terus diperbarui.
Blizzard juga menambah fokus pada cerita, yang sebelumnya sering diabaikan dalam seri Diablo. Diablo IV memperkenalkan antagonis baru, Lilith, dan menawarkan pengalaman cerita yang lebih mendalam dengan karakter pemain yang muncul dalam cutscene. Selain itu, meskipun loot masih acak, ada dungeon dan misi khusus untuk menemukan item tertentu.
Sebagai bagian dari strategi forever game, Blizzard kini menggunakan battle pass, di mana pemain dapat membuka hadiah kosmetik melalui pembaruan musiman. Pemain bisa memilih antara gratis atau berlangganan untuk mendapatkan konten eksklusif.
Model monetisasi Diablo IV menggabungkan berbagai metode: harga awal $70 untuk permainan dan pembelian kosmetik dalam game. Hal ini memungkinkan Blizzard mendapatkan pendapatan dari berbagai kalangan pemain, baik yang hanya bermain sekali atau yang berkomitmen untuk bermain jangka panjang.
Sementara model ini memberikan lebih banyak konten bagi pemain, ada kekhawatiran bahwa game-game seperti Diablo IV menjadi terlalu monoton, seperti menonton satu acara TV yang sama terus-menerus. Namun, bagi Blizzard, strategi ini berfokus pada menyediakan pengalaman yang terus berkembang, menjaga agar pemain tetap terlibat dalam jangka waktu yang lama.